Volume Transaksi Bursa Korea Selatan Upbit Meroket 273%: Investor Ritel Kembali Masuk Pasar Kripto di Tengah Reli Harga Bitcoin

BELIASET – Pasar aset kripto global kembali mendapatkan bahan bakar baru yang sangat kuat dari kawasan Asia. Bursa pertukaran kripto terbesar di Korea Selatan, Upbit, mencatatkan lonjakan volume perdagangan harian yang luar biasa hingga mencapai 273% seiring dengan menguatnya reli Harga Bitcoin yang kini bertengger kokoh di kisaran $78.554 (sekitar Rp1,38 miliar dengan asumsi kurs Rp17.680/USD).

Bagi Kamu investor muda, kembalinya investor Korea Selatan ke pasar kripto adalah Big Deal. Selama paruh pertama tahun 2026, modal dan perhatian investor ritel di Korea sempat beralih ke pasar saham domestik (indeks KOSPI) yang mencetak rekor tertinggi berkat euforia sektor semikonduktor AI.

Namun, begitu pasar kripto menunjukkan momentum pemulihan yang dipicu oleh sentimen global dan pengumuman likuiditas Departemen Keuangan AS, modal lokal langsung berbondong-bondong kembali masuk (return-chasing), menciptakan efek domino likuiditas yang sering kali menjadi pemantik utama reli lanjutan di pasar global.

Dilansir dari laporan eksklusif The Block, mari kita bedah dinamika kembalinya investor Korea Selatan ini serta apa implikasinya bagi strategi portofolio investasi Kamu di era pengawasan OJK pada tahun 2026.

Kembalinya “Kimchi Premium”: Dari Pasar Saham Menuju Kripto

Berdasarkan data CoinGecko, Upbit memproses transaksi kripto senilai sekitar $1,84 miliar (sekitar Rp32,5 triliun) dalam satu hari menjadi volume harian terbesar yang dicatatkan bursa tersebut sejak pertengahan Maret.

  • XRP dan Bitcoin Jadi Primadona: Token XRP tercatat sebagai aset yang paling banyak diperdagangkan di Upbit dengan nilai transaksi mencapai $418,9 juta, disusul oleh Bitcoin, USDT, and Ethereum. Sementara itu, bursa terbesar kedua di Korea, Bithumb, turut mencatatkan lonjakan volume sebesar 132,9% menjadi $934,9 juta.
  • Karakteristik Investor Ritel Korea: Min Jung, peneliti asosiasi di Presto Research, mengungkapkan bahwa investor ritel di Korea Selatan cenderung bersifat return-chasing (mengejar keuntungan) alih-alih asset-loyal (setia pada satu aset). Ketika pasar saham domestik sudah melaju kencang sementara kripto sempat tertinggal, mereka mulai melirik kripto sebagai peluang catch-up trade (mengejar ketertinggalan).

Secara historis, masuknya arus modal ritel dari Korea Selatan memiliki daya dorong yang sangat kuat untuk memperbesar momentum kenaikan harga global, di mana antusiasme lokal sering kali bertindak sebagai penguat tren yang sedang berjalan.

Apa Artinya bagi Indonesia?

Keriuhan pasar kripto di Korea Selatan yang beriringan dengan reli harga global memberikan beberapa catatan penting bagi Kamu yang mengelola portofolio investasi di Indonesia di bawah ekosistem pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2026:

  1. Rotasi Modal Adalah Hal Wajar: Pergerakan dana investor dari satu instrumen ke instrumen lain menunjukkan bahwa likuiditas global bergerak dinamis mengikuti potensi imbal hasil. Memahami siklus ini membantu Kamu membaca arah pasar dengan lebih objektif.
  2. Kenyamanan Berinvestasi di Bursa Berizin OJK: Di saat pasar global diwarnai oleh lonjakan volume perdagangan yang agresif dan volatilitas tinggi, investor di Indonesia yang bertransaksi melalui Pedagang Aset Keuangan Digital  (PAKD) resmi berizin OJK dilindungi oleh standar operasional, transparansi pencatatan, dan pemisahan dana nasabah yang aman sesuai hukum nasional.
  3. Disiplin Menerapkan Manajemen Risiko: Hindari sikap terburu-buru atau FOMO (takut ketinggalan tren) saat melihat harga melesat tajam. Gunakan strategi pembelian berkala agar portofoliomu tetap sehat dan terukur.

FAQ: Apa Dampaknya Bagi Kamu?

Q: Mengapa lonjakan volume di bursa Korea Selatan penting bagi pergerakan Harga Bitcoin?
A: Investor ritel di Korea Selatan dikenal memiliki volume perdagangan yang sangat aktif dan agresif. Masuknya modal dari wilayah ini sering kali berfungsi sebagai katalis yang memperkuat momentum kenaikan harga di pasar global.

Q: Apakah reli harga hingga menembus $78.000 ini berarti pasar akan terus naik tanpa koreksi?
A: Tidak ada pasar yang naik terus tanpa henti. Kenaikan tajam selalu diiringi oleh potensi koreksi sehat jangka pendek. Pastikan Kamu selalu melakukan riset mandiri (DYOR) dan menggunakan dana dingin.

Q: Bagaimana cara investor pemula menyikapi pasar yang sedang bergerak sangat volatil?
A: Tetap tenang, jangan mengejar harga yang sudah melompat terlalu tinggi secara impulsif, dan gunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) untuk meminimalkan risiko salah waktu masuk pasar.

Q: Bagaimana OJK melindungi saya di Indonesia dari risiko gejolak pasar global?
A: OJK memastikan seluruh bursa kripto resmi di Indonesia mematuhi aturan pencadangan modal yang kuat, pengawasan transaksi yang transparan, serta perlindungan konsumen agar investor ritel terlindungi dari risiko eksternal platform internasional.

 

Disclaimer & Peringatan Risiko:

Konten ini bertujuan untuk informasi dan edukasi, bukan saran investasi. Perdagangan Aset Keuangan Digital mengandung risiko tinggi dan volatilitas pasar. Pastikan kamu melakukan riset mandiri (DYOR) dan hanya menggunakan platform resmi yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BELIASET tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi kamu.

What's your reaction?
Happy0
Lol0
Wow0
Wtf0
Sad0
Angry0
Rip0
Leave a Comment