Reli Cardano (ADA) 20% Disebut “Mudah Pudar”: Menguji Kekuatan Fundamental di Tengah Lonjakan Harga Bitcoin

BELIASET – Pasar aset kripto kembali diramaikan oleh perdebatan tajam seputar korelasi harga dan fundamental proyek. Di tengah euforia pasar global yang terdorong oleh pergerakan Harga Bitcoin mendekati level psikologis $80.000.

Token Cardano (ADA) sempat mencatatkan kenaikan harga sekitar 20% dalam sepekan terakhir dan diperdagangkan di kisaran $0,212 (sekitar Rp3.728 dengan asumsi kurs Rp16.750/USD).

Bagi Kamu investor muda, fenomena ini adalah Big Deal. Di saat sentimen pasar global berada dalam zona keserakahan ekstrem (extreme greed) yang mengangkat berbagai altcoin secara bersamaan, para ahli mulai memperingatkan bahwa kenaikan harga yang tidak didukung oleh utilitas nyata dan aktivitas jaringan yang kuat berisiko tinggi mengalami pembalikan arah yang tajam.

Dilansir dari laporan eksklusif CoinGape, mari kita bedah kritik tajam dari para analis terkait lemahnya aktivitas DeFi Cardano, pergerakan teknikal pasar derivatif, serta apa implikasinya bagi strategi portofolio investasi Kamu di era pengawasan OJK pada tahun 2026.

Kritik Tajam Analis: Ketika Reli Harga Tidak Sejalan dengan Aktivitas Jaringan

Lonjakan harga Cardano yang mendadak langsung menarik perhatian pendiri Zero Knowledge, Austin Campbell. Dalam wawancaranya, Campbell mempertanyakan alasan di balik kenaikan ADA mengingat fundamental jaringan yang tengah melambat.

Ia menilai bahwa kenaikan tersebut lebih disebabkan oleh sentimen ikutan pasar (market correlation) ketimbang permintaan organik yang sehat.

  • Penurunan Total Value Locked (TVL): Data dari DeFiLlama menunjukkan bahwa nilai total aset yang terkunci di jaringan Cardano merosot drastis dari 509 juta ADA pada awal Januari 2026 menjadi 272 juta ADA, yang berarti Cardano kehilangan sekitar 237 juta ADA dari ekosistem DeFi-nya sepanjang tahun ini.
  • Volume DEX dan Pendapatan Jaringan Anjlok: Volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX) Cardano sempat ambruk hingga 98% dalam beberapa hari dari puncaknya, sementara pendapatan bulanan jaringan ikut menyusut dari $20.000 pada bulan Januari menjadi hanya $8.000 pada Agustus 2026.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun harga token sempat terdongkrak oleh sentimen positif pasar secara keseluruhan, aktivitas ekonomi di dalam jaringan Cardano sendiri masih menghadapi tantangan besar menjelang rencana peningkatan (upgrade) Dijkstra di kuartal keempat mendatang.

Tekanan di Pasar Derivatif dan Proyeksi Teknikal ADA

Selain pelemahan metrik on-chain, aktivitas di pasar derivatif Cardano juga menunjukkan penurunan partisipasi spekulatif setelah gelombang likuidasi terjadi.

  • Open Interest Menyusut: Data CoinGlass mencatat bahwa total posisi terbuka (open interest) Cardano terpangkas dari $582,14 juta menjadi $485,32 juta menyusul aksi likuidasi senilai $18 juta. Rasio long/short yang berada di bawah angka 1 (0,89) mengisyaratkan bahwa para pelaku pasar berjangka kini mulai didominasi oleh penjual short yang bersiap menghadapi potensi penurunan harga.
  • Uji Coba Level Kunci: Secara teknikal, ADA masih bertahan dalam saluran naik (ascending channel). Jika momentum positif pasar global mampu mendorong harga menembus batas atas garis tren, target berikutnya berada di kisaran Exponential Moving Average (EMA) 200-hari di level $0,24. Sebaliknya, jika gagal bertahan, harga berisiko menguji level dukungan di garis tengah kanal $0,19.

Apa Artinya bagi Indonesia?

Kesenjangan antara lonjakan harga jangka pendek dan pelemahan fundamental jaringan memberikan beberapa catatan penting bagi Kamu yang mengelola portofolio investasi di Indonesia di bawah ekosistem pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2026:

  1. Waspadai Jebakan Harga Semu (Hype Trap): Jangan mudah tergiur membeli aset kripto hanya karena harganya sedang naik akibat sentimen ikut-ikutan pasar global. Selalu periksa apakah kenaikan tersebut didukung oleh adopsi riil dan utilitas yang jelas.
  2. Kenyamanan Berinvestasi di Bursa Berizin OJK: Di tengah tingginya risiko volatilitas altcoin dan perbedaan performa fundamental, investor di Indonesia yang bertransaksi melalui Pedagang Aset Keuangan Digital  (PAKD) resmi berizin OJK dilindungi oleh kepastian hukum nasional, transparansi tata kelola, dan pemisahan dana nasabah yang aman.
  3. Disiplin Menerapkan Manajemen Risiko: Terapkan prinsip diversifikasi yang sehat dan gunakan strategi pembelian berkala (Dollar Cost Averaging) agar portofoliomu terlindungi dari risiko koreksi tajam.

FAQ: Apa Dampaknya Bagi Kamu?

Q: Mengapa kenaikan harga Cardano (ADA) dikritik oleh para analis sebagai reli yang mudah pudar?
A: Karena kenaikan harga tersebut tidak didukung oleh pertumbuhan aktivitas jaringan atau likuiditas DeFi yang memadai, sehingga rentan mengalami penurunan ketika sentimen pasar mereda.

Q: Apakah penurunan TVL dan volume DEX pada suatu jaringan berdampak buruk bagi harga tokennya?
A: Jangka panjang, ya. Penurunan aktivitas on-chain dan pendapatan jaringan mengindikasikan rendahnya utilitas nyata, yang dapat mengurangi minat investor institusional maupun ritel untuk memegang aset tersebut.

Q: Apa yang harus dilakukan oleh investor pemula saat menghadapi altcoin yang sedang naik di tengah pasar yang euforia?
A: Tetap rasional, lakukan riset mandiri (DYOR) secara mendalam terhadap fundamental proyek, hindari keputusan impulsif akibat FOMO, dan pastikan hanya menggunakan dana dingin.

Q: Bagaimana OJK melindungi saya di Indonesia dari risiko investasi altcoin yang volatil?
A: OJK memastikan seluruh bursa kripto resmi di Indonesia hanya memperdagangkan aset digital yang telah melalui evaluasi ketat serta mematuhi aturan perlindungan konsumen dan pencadangan modal yang transparan.

 

Disclaimer & Peringatan Risiko:

Konten ini bertujuan untuk informasi dan edukasi, bukan saran investasi. Perdagangan Aset Keuangan Digital mengandung risiko tinggi dan volatilitas pasar. Pastikan kamu melakukan riset mandiri (DYOR) dan hanya menggunakan platform resmi yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BELIASET tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi kamu.

What's your reaction?
Happy0
Lol0
Wow0
Wtf0
Sad0
Angry0
Rip0
Leave a Comment