BELIASET – Pernah membayangkan sebuah negara menyimpan kas negaranya bukan dalam bentuk emas atau mata uang fiat, melainkan Bitcoin? Di Amerika Serikat, hal ini bukan lagi sekadar fiksi ilmiah.
Tren pemerintah daerah di AS yang berlomba-lomba menimbun aset kripto semakin memanas. Kabar terbaru datang dari negara bagian Missouri yang selangkah lagi mengesahkan undang-undang untuk menjadikan Bitcoin sebagai cadangan strategis negara.
Jika aksi borong oleh entitas pemerintah ini terus berlanjut, pasokan kripto di pasar akan semakin langka, yang secara teori bisa menjadi bahan bakar roket untuk Harga Bitcoin (BTC) di masa depan.
Bagaimana cerita lengkapnya dan apa hubungannya dengan portofolio kripto kamu di Indonesia? Yuk, kita bedah bareng-bareng!
Missouri dan Ambisi “HODL” 5 Tahun
Dilansir dari The Block, upaya untuk meresmikan Bitcoin sebagai aset negara di Missouri sebenarnya sempat gagal tahun lalu. Namun, kali ini langkah mereka jauh lebih serius.
Rancangan Undang-Undang (RUU) bernama House Bill 2080 yang diusulkan oleh perwakilan Partai Republik, Ben Keathley, baru saja maju ke Komite Perdagangan DPR setempat pada 19 Februari 2026.
RUU ini bukan aturan sembarangan. Jika disahkan, ada beberapa poin krusial yang akan mengubah lanskap finansial Missouri:
-
Bikin Celengan Kripto: Bendahara Negara diizinkan membuat Dana Cadangan Strategis Bitcoin.
-
Uang Pajak Jadi Kripto: Pemerintah bisa menggunakan dana negara untuk membeli Bitcoin dan menahannya di kas.
-
Bayar Pajak Pakai Kripto: Warga Missouri bisa membayar pajak dan retribusi menggunakan aset digital yang disetujui.
-
Wajib Diamond Hands: Bitcoin yang masuk ke kas negara tidak boleh dijual selama minimal lima tahun.
Efek Domino: Kenapa Ini “Big Deal” Buat Pasar?
Mungkin kamu bertanya, “Itu kan cuma satu negara bagian, apa hebatnya?”
Sebagai investor, kamu harus melihat big picture-nya. Langkah Missouri ini adalah bagian dari efek domino raksasa yang dipicu oleh kebijakan tingkat federal AS. Ingat, pada tahun 2025 lalu, Presiden Donald Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif untuk membentuk Cadangan Bitcoin Strategis Nasional.
Sejak saat itu, negara-negara bagian lain terkena efek FOMO (Fear of Missing Out).
-
Arizona, Texas, dan New Hampshire sudah mengesahkan undang-undang cadangan kripto mereka.
-
Florida dan Kansas sedang memproses aturan serupa.
Bayangkan jika puluhan negara bagian di AS mulai menyisihkan anggaran tahunan mereka yang bernilai triliunan Rupiah untuk “menyerok” Bitcoin dan menguncinya selama bertahun-tahun. Pasokan Bitcoin di bursa akan menyusut drastis. Hukum ekonomi dasar berlaku: ketika permintaan meroket tapi barangnya langka, Harga Bitcoin berpotensi melambung tinggi.
Konteks Lokal: Bagaimana dengan Indonesia?
Melihat euforia di AS, mungkin kamu berharap hal serupa terjadi di Indonesia. Namun, kita harus realistis melihat kacamata regulasi lokal.
Di Indonesia, di bawah pengawasan ketat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia di tahun 2026 ini, posisi aset kripto sangat jelas: Hanya sebagai komoditas investasi, bukan alat pembayaran yang sah.
Kamu tidak akan bisa membayar pajak penghasilan pakai Bitcoin dalam waktu dekat. Pemerintah Indonesia juga belum memiliki regulasi yang mengizinkan APBN atau APBD diubah menjadi aset dengan volatilitas tinggi seperti kripto.
Namun, kabar dari AS ini tetap menjadi katalis super positif bagi kamu. Adopsi institusional dan tingkat negara di AS memberikan legitimasi bahwa Bitcoin adalah aset lindung nilai (safe haven) layaknya emas digital.
FAQ: Pertanyaan Seputar Cadangan Bitcoin Negara
Q: Apa dampaknya aksi borong negara bagian AS ini bagi saya sebagai investor ritel?
A: Dampaknya sangat positif untuk jangka panjang. Ketika entitas pemerintah menahan Bitcoin (dilock 5 tahun), jumlah Bitcoin yang beredar untuk diperjualbelikan (circulating supply) akan berkurang drastis. Ini bisa memicu kelangkaan (supply shock) yang mendorong Harga Bitcoin naik, sehingga nilai portofolio kamu ikut terkerek.
Q: Apakah aman jika saya ikut-ikutan menahan (HODL) Bitcoin selama 5 tahun?
A: Strategi investasi jangka panjang memang terbukti paling historis menguntungkan di pasar kripto. Namun, pastikan kamu menggunakan “uang dingin” (dana yang tidak akan dipakai dalam waktu dekat), karena volatilitas jangka pendek kripto sangat tinggi.
Q: Kalau pemerintah AS memborong, apakah investor lokal akan kehabisan barang?
A: Bitcoin bisa dipecah hingga 8 angka di belakang koma (disebut Satoshi). Jadi kamu tidak akan pernah “kehabisan” barang, kamu tetap bisa membeli dalam pecahan kecil. Hanya saja, harganya mungkin akan jauh lebih mahal di masa depan.
Q: Apa yang harus dilakukan investor saat ini?
A: Jangan panik dan jangan FOMO. Lanjutkan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) atau menabung rutin. Manfaatkan momentum adopsi global ini dengan terus berinvestasi melalui platform bursa kripto (exchange) lokal yang sudah resmi terdaftar di OJK.
Disclaimer & Peringatan Risiko:
Konten ini bertujuan untuk informasi dan edukasi, bukan saran investasi. Perdagangan Aset Keuangan Digital mengandung risiko tinggi dan volatilitas pasar. Pastikan kamu melakukan riset mandiri (DYOR) dan hanya menggunakan platform resmi yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BELIASET tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi kamu.
